Ularnya Tidak Mau Makan

ularnya-tak-mau

Kisah tentang perempuan India dan ular phyton peliharaannya

Banyak orang di dunia ini yang menjalani kehidupan yang tidak biasa, misalnya seperti tidur bersama ular.

Termasuk perempuan dari India ini. Ia telah lama akrab dengan hewan peliharaannya, seekor ular python berukuran besar sepanjang 7 kaki. Ia begitu menyayangi hewan peliharaannya, bahkan terbiasa tidur bersama ular tersebut.

Suatu hari sang ular tidak mau makan. Padahal biasanya bila diberi makanan seminggu sekali, ia tidak pernah menolak. Kali ini nafsu makannya hilang dan ini sudah berlangsung selama satu minggu.

Segala usaha dilakukan agar sang ular mau makan. Tetapi sang ular tetap tidak mau makan. Akhirnya perempuan tersebut membawanya ke dokter hewan untuk mengetahui sebabnya.

Sang dokter mendengarkan dengan seksama penjelasan si wanita. Kemudian ia bertanya : “apakah kamu tidur bersama ular itu?”

Perempuan itu mengiyakan.

Dokter bertanya lagi : “apakah ular itu suka meregangkan badannya sehingga menyamai tinggi badanmu?”

Perempuan itu menjawab : “ya, itu terjadi setiap hari dan membuatku sedih.”

Kemudian dokter bertanya : “apakah ular ini suka melilit-lilit kamu?”

Perempuan itu menjawab : “ya…”

Mendengar itu sang dokter terhenyak sebentar, kemudian dia memberikan jawaban kenapa ular itu tidak mau makan. Jawaban yang sangat mengejutkan si wanita..!

 

Dokter berkata : “ULAR ITU SEDANG BERSIAP-SIAP MEMAKANMU!!”

Si perempuan terperanjat tidak percaya.

Sang dokter menjelaskan : “nyonya, ular anda tidak sakit tetapi ia sedang mempersiapkan diri untuk memakanmu. Setiap kali ia melilitmu, sebenarnya ia sedang mengukur badanmu apakah sanggup ia telan. Begitu juga ketika ia memanjang-manjangkan badannya. Dia benar-benar sedang memperkirakan berapa tinggimu, berapa beratmu, sebelum ia menyerangmu.
Ia tidak mau makan, tentu saja. Ia sangat berselera untuk menyantapmu, dan mengosongkan perutnya untukmu”.

Kisah ini beredar di facebook melalui akun Chris Planer
::

 

Pesan dari cerita ini adalah :

Jangan terlalu percaya kepada hewan, apalagi hewan buas, meskipun ia telah jinak. Meskipun ia sudah lama dekat denganmu, patuh, nurut dan mau kau ajak tidur di kasur, tidak berarti ia akan selalu aman untukmu.

Maka, berhati hatilah. Waspadalah… waspadalah.#

Iklan

tulis komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s